10 air terjun terdekat dari Jakarta
Sebagai pecinta air terjun, berikut ini saya tuliskan 10 air terjun
terdekat yang hanya ditempuh mulai dari 1 jam saja dari Jakarta.
Penulisan diurutkan mulai dari jarak terdekat dan waktu tempuh yang
paling singkat. Alhamdulillah, hampir semuanya telah saya kunjungi.
1. Curug Bojong Koneng-Sentul (waktu tempuh 1 jam)

curug bojong koneng - sentul
Curug ini adalah curug yg paling dekat dari Jakarta, terletak di desa
Bojong Koneng, sebuah desa dibelakang perumahan mewah Sentul City.
Untuk mencapai curug ini dengan kendaraan pribadi bisa melewati jalan
tol jagorawi dan keluar di pintu tol sentul city lalu masuk ke kawasan
perumahan mewah tersebut menuju perkampungan warga yang terletak di
belakang kompleks. Jika bingung, bisa bertanya pada warga sekitar
tentang keberadaan curug Bojong Koneng. Bila menggunakan kedaraan umum,
kita bisa mencapainya dengan bus jurusan sentul city dari terminal
blok-m lalu disambung dengan ojek. Trek sejauh 1 km harus kita lalui
untuk mencapai curug indah ini,jangan khawatir karena treknya tidak
sulit dan dapat dilalui oleh orang tua dan anak-anak dengan pamandangan
sawah yang indah. Untuk menikmati curug indah dengan kolam berair bening
dibawahnya pengunjung hanya dikenakan retibusi Rp.5.000.
2. Curug Panjang Mega Mendung (waktu tempuh 1 jam 15 menit)

curug panjang
Curug panjang adalah curug keluarga, karena karakteristik curugnya
yang landai dengan beberapa kolam jernih sebagai tempat bermain bagi
anak-anak. Belum lagi fasilitasnya yang sangat terawat dan pengamanannya
yang terjamin. Untuk mencapai curug inipun sangat mudah, cukup
mengarahkan mobil ke arah puncak, dan dikiri jalan akan kita temui
masjid Mega Mendung, lalu belokkan mobil ke jalan disamping masjid
tersebut. Dari titik ini kamu cukup ikuti petunjuk jalan yg akan
mengarahkanmu ke curug panjang. Tak hanya curug, wisata curug panjang
pun menyediakan fasilitas wisata lainnya yaitu perkemahan dan
pemancingan. Retribusi yang dikenakan untuk masik ke kawasan ini pun
cukup murah, hanya Rp.6.000 termasuk asuransi.
3. Curug Naga Mega Mendung (waktu tempuh 1 jam 15 menit)

curug naga
Tak banyak yang mengetahui keberadaan curug ini karena memang belum
seterkenal curug cilember ataupun curug panjang. Namun siapa sangka
bahwa curug ini letaknya bersebelahan dengan kawasan wisata curug
panjang. Bahkan air terjunnya pun berasal dari aliran air yang sama
dengan curug panjang. Namun berbeda dengan curug panjang yang cocok
untuk keluarga, curug naga cocok untuk para pecinta tantangan karena
kita harus menyusuri sungai sepanjang 100 meter untuk mencapainya. Belum
lagi untuk mencapai curug selanjutnya kita lalui dengan melompat dari
atas curug. Meski keselamatan dijamin penuh, tetap saja curug ini tidak
cocok bila membawa anak-anak ataupun orang tua. Untuk berwisata ke curug
inipun tidak seperti kawasan wisata lain, setidaknya kita harus
reservasi terlebih dahulu dan mengambil pilihan paket wisata yang telah
ditentukan. Dan biasanya yang datang ke curug ini adalah rombongan
gathering. Tapi bagi perseorangan pun bisa mengunjungi wisata ini asal
jangan dihari biasa karena tutup. Saya pernah datang sendirian ke curug
naga dihari biasa, dan ternyata disana sangat sepi karena tutup.
4. Curug Cilember (waktu tempuh 1 jam 30 menit)

urug cilember
Dari sepuluh curug yang masuk daftar ini, saya kira curug cilember
lah yang paling popular. Curug yang juga dikenal dengan nama curug tujuh
ini telah dikenal lebih dulu sebagai wisata air terjun dikawasan
puncak. Dikawasan ini terdapat tujuh air terjun dengan karakteristik
yang berbeda-beda. Curug tujuh (terdekat dari pintu masuk) adalah curug
yang paling ramai karena jangkauannya yang tidak sulit serta memiliki
kolam besar dibawah curugnya yang kembar. Curug 6,5 dan seterusnya baru
bisa kita nikmati setelah melakukan trekking menanjak dikawasan
tersebut. Yang menarik, di kawasan ini juga terdapat taman observasi
kupu-kupu. Fasilitas disinipun cukup lengkap, bahkan pengelola
menyediakan penginapan di dekat air terjun. Untuk menikmati sejuknya
kawasan curug cilember dengan ke tujuh curug-nya yang indah kita cukup
mengeluarkan Rp. 11.000 sebagai retribusi.
5. Curug Nangka (waktu tempuh 2 jam)

curug nangka
Kawasan wisata curug nangka memiliki alam yang sangat alami dan
sejuk. Kealamian tempat ini terbukti dengan masih banyaknya
monyet-monyet liar yang sering kali kita temui, bahkan monyet-monyet
tersebut akan datang menghampiri kita jika kita menyebar makanan sebagai
umpan. kawasan wisata ini memliki 3 curug, 2 diantaranya memiliki
ketinggian kurang dari 10 meter dengan kolam berair jernih dibawahnya
yang bisa kita jadikan tempat bermain air. Kawasan ini juga cocok untuk
keluarga, terutama bagi keluarga kecil yang ingin mengenalkan alam sejak
dini bagi anak-anaknya. Tapi bagaimanapun, harus tetap berhati-hati.
Untuk menikmati segarnya alam curug nangka, Rp. 7500 harus kita
keluarkan sebagai retribusinya.
6. Curug Luhur (waktu tempuh 2 jam)

curug luhur
Curug luhur terletak di lalulintas jalan raya Bogor – Gunung salak
Endah. Letak yang relatif mudah dijangkau inilah yang menjadikan
ramainya curug luhur dikunjungi setiap saat. Jika menggunakan kendaraan
umum rute yang harus ambil adalah
Kampung Rambutan – Terminal Baranangsiang – Ramayana – Ciapus.
Tips dari saya, ketika hendak menaiki angkot ke Ciapus sebaiknya anda
bilang ke supir angkotnya kalau anda ingin ke Curug Luhur. Karena angkot
trayek ini melewati 2 wisata curug sekaligus. Yaitu Curug Nangka dan
Curug Luhur. Atau jika anda ingin berwisata ke curug ini menggunakan
kereta, anda turun di stasiun kereta bogor lalu naik angkot jurusan
Ramayana dan disambung dengan angkot lagi tujuan Ciapus. Bagi yang
menggunakan kendaraan pribadi perjalanan ke Curug luhur, bisa melalui
beberapa alternatif jalan, salah satunya dapat melalui jalan raya Bogor
kearah leuwiliang, belok di pertigaan Cikampak, dan menelusuri jalan
menuju tenjolaya (Belok kiri terus), maka akan sampai di Curug Luhur. Di
kawasan wisata curug luhur sudah dibangun banyak fasilitas serta kolam
renang yang mengelilingi lokasi curug-nya yang kembar. Sayangnya Kolam
renang yang dibangun sangat tidak teratur dan dibangun dengan konstruksi
seadanya hingga membuat lokasi ini menjadi kurang indah dan
meminimalisasi kealamian wisata curug. Di bawah curug terdapat kolam
alami ber-air jernih, kolam Curug Luhur ini terhitung cukup lebar dan
semakin mendekati curug semakin dalam, konon terdapat pusaran air
dibawahnya yang mampu menyedot orang bila tidak berhati-hati.
7. Curug Cigamea (waktu tempuh 2 jam)

curug cigamea
Curug Cigamea berlokasi di Desa Gunungsari, Kecamatan Pamijahan,
Kabupaten Bogor yang merupakan bagian dari kawasan wisata Gunung Salak
Endah. Untuk menuju ke lokasi air terjun, pengunjung diharuskan berjalan
kaki dari areal parkir, melalui jalan menurun +/- 350 meter. Selama
dalam perjalanan, setidaknya tercatat tiga air terjun tambahan berada
disisi kanan jalan. Masing-masing dengan ketinggan berkisar antara 5
hingga 10 meter namun dengan debit air yang kecil dan berada dibalik
rimbunnya daun pepohonan. Kondisi jalan menuju lokasi berupa jalan
setapak yang telah terbuat dari batu dan tersusun rapi dalam bentuk
susunan anak tangga. Dibeberapa bagian jalan terdapat tempat
peristirahatan, untuk melepas lelah sejenak sambil menikmati air terjun
dari kejauhan. Curug Cigamea terdiri dari dua buah air terjun utama
dengan karakter yang berbeda. Air terjun pertama yang lebih dekat dengan
jalan masuk, berupa air terjun dengan tebing curam menyerupai dinding
dan didominasi bebatuan warna hitam. Tipe air yang jatuh lebih bersifat
percikan air yang langsung melimpah jatuh dari atas cukup deras meskipun
nampak jelas tidak sederas/sebesar air terjun kedua. Hal ini pula yang
menjadikan alasan kolam limpahan air yang berada dibawahnya tidak luas
dan dalam, sehingga tidak bisa digunakan untuk berenang. Letaknya yang
terbuka, memungkinkan pengunjung untuk berada disisi kiri dan kanan dari
air terjun.
8. Curug Seribu (waktu tempuh 2 jam)

curug seribu
Curug seribu adalah air terjun terbesar yang ada dikawasan Gunung
Salak Endah Bogor. Curug ini juga tergolong sulit dijangkau dengan trek
menurun yang curam dan licin. Tapi justru disini lah tantanganya,
kondisi yang sulit dijangkau justru membuat lokasi ini masih sangat
alami tanpa sentuhan tangan manusia. Dan karena alasan yang sama,
pengunjung yang datang pun tak seramai curug-curug lainnya hingga kita
bisa menikmati keindahan alam di curug seribu ini dengan lebih leluasa
namun tetap berhati-hati.
9. Curug Ciismun (waktu tempuh 2 jam)

curug ciismun
Curug Ciismun merupakan salah satu air terjun cantik yang berada di
kawasan Kebun Raya Cibodas, lokasinya akan lebih dekat bila ditempuh
jika kita melewati pintu belakang Kebun Raya Cibodas, hanya sekitar 30
menit berjalan kaki. Curug ini memiliki ketinggian lebih dari 50 meter,
lengkap dengan kolam kecil di bawahnya yang di penuhi dengan bebatuan.
Untuk menikmati curug ini kita cukup mengeluarkan Rp. 6.000 sebagai
retribusi. Tips ke Curug Ciismun Cibodas:
- Masuk dan pulang lewat pintu masuk belakang yang dekat dengan pintu
masuk Taman Nasional Gunung Gede Pangrango agar trek menuju/pulang dari
curug lebih dekat.
- Bawa makanan dan minuman sendiri karena seperti halnya tempat wisata
lain, harga makanan dan minuman menjadi lebih mahal. (co: pop mie
8.000)
- Bila berkunjung di musim hujan, datanglah dipagi hari maksimal jam 9
untuk menghindari hujan yang biasanya turun pada siang hari.
- Bawa payung dan gunakan rain cover pada daypack
- Gunakan alas kaki yang nyaman untuk trekking
- Bawa plastik untuk pakaian basah
- Bawa alas untuk sekedar duduk-duduk atau meletakkan tas
Biaya yang murah meriah:
- Bus AC Kampung Rambutan – Cianjur PP 50.000 (kalau ekonomi +/- PP 30-40.000), turun di pertigaan Cibodas.
- Angkot menuju Kebun Raya dari pertigaa PP 5.000
- Tiket masuk Cibodas+PMI 6.000
10. Curug Cibeurem (waktu tempuh 2 jam)

curug cibeurem
Dari ke 10 curug, buat saya curug cibeurem inilah yang jadi juaranya.
Curug ini terletak dikawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango,
butuh perjuangan dan tenaga ekstra untuk mencapai curug ini kareni kita
harus melakukan trekking selama 1,5 jam dengan trek berbatu yang
menanjak. Tapi tak perlu khawatir karena suasanya yang alami akan terus
menjadi “multivitamin” tersendiri bagi kita. Belum lagi beberapa spot
selama perjalanan yang sangat eksotis untuk berfoto, seperti spot telaga
biru dan spot jembatan kayu yang dikelilingi ilalang setinggi 2 meter.
Jika beruntung, selama trekking kita sesekali akan menemui owa jawa yang
berhabitat di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.

curug cibeurem 2
Sesampainya di curug cibeurem, kita seperti disuguhi air dingin
setelah perjalanan gurun yang menyiksa. Ya, keindahan air terjun yang
sungguh luar biasa akan membayar lunas semua perjuangan kita untuk
mencapainya. Disini, terdapat 3 buah air terjun yang berjejer dengan
latar belakang tebing tinggi. Masing-masing air terjun pun memiliki
karakter tersendiri. Curug pertama memiliki ketinggian paling rendah
sekitar 20 meter namun memiliki debit air paling deras. Curug
selanjutnya memiliki ketinggian kurang lebih 30 meter dengan curah air
yang seakan bertingkat. Dan curug lainnya terletak agak tersembunyi
dibalik pepohonan.
Sumber : https://aliyamuafa.wordpress.com/2011/03/21/10-air-terjun-terdekat-dari-jakarta-2/